Senin, 18 Agustus 2008

Dirgahayu RI ke 63

hariku

Merdeka...Merdeka...

Kata-kata tersebutlah yang biasa terucap oleh hampir seluruh rakyat negeri ini pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya.

Tahun ini pun,tahun 2008 -63 tahun setelah bung Karno membacakan teks proklamasi- kata-kata tersebut tetap bergema diseluruh penjuru negeri ini.
Anak-anak,remaja,dewasa, dan orang tua semua larut dalam "rutinitas" kebahagiaan tahunan negeri ini.

Di lokasi shooting SSTI pada tanggal 16, kami pun turut meryakan hari kebebasan dari penjajah dengan acara perlombaan antara crew dan para pemain SSTI. Oh ya, hal ini dapat terjadi karena Gemboel -sang sutradara yang selalu mengalah- menolak untuk men-shoot dengan skenario yang menurut dia "ancur". So, selama tim penulis melakukan revisi semampunya, Gemboel mengizinkan diadakannya perlombaan.

Acara dimulai dengan lomba tari tambang antar crew dan pemain dan akhirnya dijuarai oleh grup Control room (aku,gonzalez,sarwiji,bang Lae n of course Gemboel). Lalu lomba makan kerupuk dengan tidak ada juara karena yang ada hanyalah lucu-lucuan. Balap karung dimenangi oleh grup driver. Terakhir lomba yang agak2 cabul yaitu menggiring bola ke gawang denga apa coba....salah...yang betul dengan TERONG...!!!Di final terjadi pertandingan seru antar deswita & Sheila melawan Anto dan Pa Padi.

Bagiku, tanggal 17 Agustus tahun ini tak ada perayaan special yang aku rayakan bersama istriku. Yang ada hanyalah acara kunjungan dari ibu mertuaku bersama teh Anggi dan Abol. Dilanjutkan dengan perjalanan ke tempat Te' Nin untuk silaturahmi sekaligus membeli beberapa jilbab buatannya. Meskipun yang terjadi adalah teh Anggi membeli 3 kodi jilbab.(kalap neh kayaknya...hehehe...)

Sore hari, setelah ibu mertuaku dan rombongannya pulang kembali ke kota hujan, kkita pun melepas lelah dan istriku berkata.."kayaknya dah bisa merdeka neh...(sambil tersenyum penuh makna)."

Itulah hari kemerdekaanku tahun ini.

Apakah negeri ini benar2 telah merdeka?
Semakin banyak BUMN kita di privatisasi, semakin banyak pompa bensin asing, semakin banyak impor daging sapi negeri in...

But Right or Wrong, Good or Bad.. INdonesia is and will always be my Country...






1 komentar:

Anonim mengatakan...

o